Summer Surprise!

Poetry Writing Competition - Pertandingan Menulis Sajak. Find Out More By clicking HERE
Showing posts with label friends. Show all posts
Showing posts with label friends. Show all posts

Saturday, May 14, 2011

Friday 13th May ~! With friends ...

Living abroad makes us appreciate friendship amongst Malaysians. Having been in the Middle East for nearly nine years now, my wife and I have always enjoyed having friends over to our home - for sembang2 and makan2. As long as our friends do not mind our 'sempoi and informal way', we are only too happy to welcome them. At our house, there are no protocols - our guests are treated as brothers and sisters.  (A few pictures below)

Sunday, December 21, 2008

TKC 3 : STAR 1 : Budak Kolej 0 !!!!

Latest: TKC 3 : STAR 1+1 (Tonight one of my former classmates from STAR ~ batch75 ~ came visiting. He is on a vacation in Dubai with his family, and also visiting his niece who is residing here on the Palm! ). Above: Nazrah and her princess Aishah. Top: Pakwan and Pakpayne!

One of our joys living abroad is when friends and relatives come visiting! Their visit provide us with an opportunity to catch up with the latests, to get fresh supply of budu, tempoyak , daun kesum, presented with the odd ole-ole from home, get to read latest copies of printed Malaysian newspapers and magazines, and best of all rekindling memories of yester-years with new twists and fresh perceptions.
LiL and I have been fortunate! And the score for December is infact , LiL 3 Vesus Mine 1. Yes, we have received three of LiL's TKC buddies versus one of mine from STAR. Regardless, her friends are my friends and mine are also hers. Such is the simple rule of cobweb of marriages; you marry into the network of relationships from both sides. I heard one more of my STAR friends is coming to town! So, I am still optimistic of equalizing the score.

Today we were visited by Dato' Zurai and Puan Siti both ex-TKCian who happened to be in Dubai on a trade and business trip. Despite the many touristic attractions beckoning, they were focused on their mission ~ probably one of the hardest working trade mission I have seen. They are here looking for opportunities to market products developed by FAMA, and also products from Puan Siti's company. One particular product caught my imagination and triggered my anticipation - and according to Puan Siti who is also the director of marketing for her company, the product's effectiveness has been proven! Looking at how glowing her smile was, I needed no further convincing! I look forward to putting it to test. hahaha! * No need to say lah what product....you can guess already what! Clue: there is the word Tongkat in the name of Ali. hehehe*
LiL and Dato' Zurai were batch mates! Puan Siti was their senior but it was hard to tell that fact if not for the information volunteered to me ~ and I said this as a compliment to Puan Siti for keeping her vitality (The Boss of the vitality capsules is herself a showcase for the product lah kan!) and this statement is in no way intended to imply that her Juniors were anything but as youthful and full of vigour too! Gosh, why am I justifying myself here! One thing for sure, happiness was visible on everyone!

Last week, we had the pleasure of hosting Dr. Umi Kalthum Ngah and her husband Ir. Mohd Sufian who were on a short vacation in Dubai. I came to know Umi Kalthum through her blog "Biasanembun.blogspot" and also as an author of a few novels and childrens' motivational stories. She brought two 'signed' copies of her books! Thank you. LiL had known Umi from TKC days while Ir. Mohd Sufian was my batch mate from STAR! Needless to say, an evergreen friendship.


We accompanied our guests of last week and of today to the Global Village which is located a stone's throw from our residence.


Inspecting the stall selling Gaharu....a tray was seen displaying Malaysian Gaharu!!

Long time no see....but school days camaradie lives on!
School buddies reunited at the Arabian Ranches!

Below, Dr. Umi Kalthum Ngah and her husband Ir Mohd. Sufian visited the Global Village on Dec 17th. The visit was after a long hard day of sight seeing.....must have been very tiring for both, but they went through with the GV visit partly to fullfill a promise we have made to Luqman! So thoughful of both Umi and Pian!

Umi Kalthum Ngah capturing a scene in the Global Village! Her husband in the background was testing the different varieties of Yemeni Honey!

Spices! Lots of them...found in the Yemeni cluster!

The Senior and a Junior - posing today for tomorrow's memory! Luqman was tired towards the end of the long walk....! We spent 4 hours there.

To our guests, we thank you for visiting us! Your presence brought joy and happiness and hopefully will also rejuvenate our friendships! Please come again.....

ps: To friends not from TKC or STAR, with the exception of Budak Kolej Melayu *wink wink*, you are equally welcomed! Read HERE, if you want to understand what has been going on between STARians and the Budak Kolej!


Friday, July 18, 2008

Jalan-jalan cari mesjid - part 3!











Alhamdullillah, syukur! - 'Jalan Jalan Mencari Mesjid minggu ketiga telah selamat selesai!'


Syukur ke atas nikmat Allah yang telah memberi peluang kepada kami untuk meneruskan 'jalan jalan mencari mesjid' untuk minggu ketiga ke Ras Aal Khaimah. Kami selamat pergi dan pulang, dan di sepanjang perjalanan terbuka hati untuk melihat, mendengar, dan berkongsi bersama - pengajaran dan ilmu2 Allah untuk membawa diri dan hati kami lebih dekat kepadaNya.

Syukur tak terhingga, kerana hari ini sepanjang hari aku tidak diserang penyakit pening2 seperti tiga hari sebelumnya.
.
Hari ini ingatan aku kepada kedua ibu dan ayah begitu kuat sekali. Masih nyata di ingatan bagaimana ibu semasa hayatnya begitu sabar dan tidak jemu2 mengingatkan aku supaya jangan sekali2 meninggalkan Solat dan jangan berbuat perkara2 Mungkar yang di larang Allah. Peranan ibubapa dalam mendidik anak2 adalah salah satu topik yang kami bincangkan dalam perjalanan.
Bagaimana pula prestasi aku dalam hal ini?
Mungkinkah anak-anak aku dapat merasai kasih sayang dri aku, seperti aku telah merasai kasih sayang dari ibu dan bapa aku dulu?
.
Jika ada satu permintaan dari aku untuk anak2, akan aku gumpalkan permintaan itu merupakan doa untuk mereka, "semoga anak2 ku hidup dan mati mereka di dalam keimanan!"

'Jalan jalan mencari Mesjid' ialah satu idea yang aku cadangkan kepada sahabat2 untuk memenuhi ruang masa setelah isteri dan anak2 pulang bercuti ke Malaysia. Surah 'Al-Asr, Demi Masa..."

وَٱلۡعَصۡرِ (١) إِنَّ ٱلۡإِنسَـٰنَ لَفِى خُسۡرٍ (٢) إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ وَتَوَاصَوۡاْ بِٱلۡحَقِّ وَتَوَاصَوۡاْ بِٱلصَّبۡرِ

memberi aku peringatan untuk menggunakan masa hujung minggu yang terluang dengan sebaik mungkin.
.
Syukur Alhamdullillah aku mempunyai sahabat2 yang sehaluan. Begitulah di antara perkara yang dibangkitkan sewaktu Tazkirah kami tadi - 'bagaimana kita menggunakan masa, dan peranan sahabat2 dalam kehidupan kita'.

Sepanjang 'jalan-jalan mencari mesjid' kami singgah di sekurang2nya tujuh mesjid pada setiap hari Jumaat untuk solat sunat, beristiqamah kerana Allah, dan bertazkirah mengingati sesama sendiri. Tujuan kami ialah untuk menziarah kesemua tujuh Emiriyah di UAE.
.

Kata sdr Hasnol, di antara tokoh yang boleh kita tauladani dalam pengisian masa ialah Tuan Guru Nik Aziz yang menjadikan Allah sebagai paksi kepada jadual harian beliau. Pagi2 ada Kuliah subuh, di pejabat pula ada kuliah untuk warga di pejabat, dan masih ada waktu untuk berurusan parti dan urusan rakyat.
.
Tadi kami juga berbincang mengenai 'kematian', dan kata Sdr ZBA - orang yang pandai memang ramai, tetapi orang yang cerdik itu sedikit. Orang pandai sebab mereka belajar di sekolah atau di University. Orang cerdik - ialah mereka yang mengingati kematian, dan memenuhi aktiviti kehidupan membuat persiapan untuk mati!
.
Salah satu tajuk lain yang di ketengahkan ialah mengenai 'prasangka buruk dan bersangka baik'. Kami mengingati diri sendiri untuk sentiasa bersangka baik dengan manusia lain terutama sesama Islam.
.
Alhamdullillah syukur - dua belas jam di hari ketiga kami 'jalan jalan mencari mesjid' semakin mengeratkan hubungan kami sebagai saudara Islam. Tidak lupa kami mengucapkan ribuan terimakasih kepada abang Amin dan isteri Puan Laila kerana menjamu kami dengan nasi goreng istimewa pagi tadi sebelum kami berangkat. Semoga Allah jua membalas ingatan kasih dari saudara berdua. Aku juga ingin mengucapkan terimakasih kepada sdr Mushil yang telah menyertai kami buat pertama kali dan telah memandu Previa beliau sepanjang perjalanan.
.

Di penghujung perjalanan kami berkesempatan singgah di Shooting club di Sharjah untuk beriadah menembak menggunakan pistol Beretta-92 yang menggunakan peluru hidup! Pertama kali untuk aku menembak menggunakan pistol real dan peluru real. Aku sendiri tidak menyangka dengan kebolehan aku menembak! Not bad at all for a first timer.


Aku di beritahu, harga sebutir peluru lebih kurang limabelas sen! Begitu murah rupanya satu nyawa jika petikan di hujung jari di salah gunakan.....



Panggilan azan dapat di dengar di mana-mana bila tiba waktunya. Berhentikah dari aktiviti kehidupan kita untuk bersolat ? Dan di sini, kita dapat melihat bagaimana Ummah mempermudahkan solat. Mereka bersolat di mana-mana. Buruh kelihatan berjemaah di lokasi kerja, anak2 muda bersolat di bahu2 jalan. Bila kedengaran azan, mereka pun mengambil masa untuk bersolat. Begitulah .....
Peserta Jalan jalan cari Mesjid part 3 : Hasnol, KP, Mushil, Zuhairi, Adie, dan yours truly!
More pictures here from Sdr Zuhairi, dan tulisan beliau di sini.

Friday, July 11, 2008

Rezki 'Bujang' summer time....

Murah sungguh rezki 'summer time bachelors'. Setelah di layan mesra oleh Imran dan Zaida for a wonderful dinner selera kampung, malam ini bujang sesama bujang bertemu pula di rumah Ajim di Dubai Marina. Potluck orang bujang kali ini quite special. Pertamanya, Ajim tidak menggunakan disposable plates or cups - semua proper china-wares. Keduanya, pertemuan 'bujang bujang' ini turut di sertai oleh seorang puteri, the one and only Putri! I was quite impressed when I saw no pile up of dishes in the sink after the meals - bujang2 telah bersuka rela membasuh pinggan mangkuk!
Sempat juga bertemu dengan Sdr Zainal yang baru sebulan di Dubai. Mudah mesra orangnya! Welcome to Dubai....
To Ajim, Thank You brother! Boleh ajak kami lagi....next time, kita siapkan DVD sekali!!
.
I really love the view from Ajim's balcony.....beautiful and captivating!! Sayang tak bawa my G9...so no pictures!
.
Cerita pasal murah rezki nie, semasa makan-makan tadi dapat pulak dua lagi offer makan free untuk besuk. Rupa-rupanya projek kami 'jalan jalan mencari Mesjid - part 2 ke Abu Dhabi' besuk mendapat perhatian dari Sdr Abang Amin dan Puan Laila. Mereka offer pulak untuk membekal kumpulan kami dengan sarapan pagi bungkus sebelum bertolak besuk. Ahamdullillah....semoga perjalanan kami di berkati, dan semoga budi baik Amin suami isteri di balas dengan kebaikan juga oleh Allah. Belum pun habis dok pekena sup tulang di rumah Ajim tadi, dapat pula satu lagi jemputan. Kali ini Putri menjemput kumpulan 'jalan jalan cari mesjid' ke rumah beliau untuk dinner malam besuk sekembali dari perjalanan kami. InsyAAllah kami akan sampai.....dan terlebih dahulu, saya panjangkan ucapan terimakasih. Semoga Allah jua membalas kemurahan hati Putri itu.
.
Buat pengetahuan pembaca budiman di Dubai, kami belum lagi menolak sebarang jemputan. Bahkan jika ada yang berhajat untuk menjemput kami makan-makan, sangatlah di alu-alukan.
Hehehehe.
.
'Jalan jalan mencari Mesjid part 3 pada hari Jumaat July 18th akan ke RAK dan Um Al Quwain'
Jika ada yang berhajat untuk turut serta sila beritahu saya atau rakan2 yang lain.

Wednesday, July 9, 2008

Di meja makan itu.....

Gendang gendut tali kecapi
Kenyang perut kenapa nampak macam susah hati>??

Di meja makan itu, kami di jamu dengan makanan lazat dan berzat malam tadi. Kami di layan mesra dan istimewa. Mungkin sebab tuan rumah begitu perihatin dengan jiwa raga 'bujang bujang' berkelana di musim panas ini. Apa-apa pun kami begitu menghargai - terasa masih ada yang sayang!
Aku bersama Hasnol, KP, Anakandaku Adi sebagai 'bujang musim panas' menjadi tetamu kepada Sdr Imran dan Puan Zaida malam tadi. Sdr Rusdi dan isteri wakil tunggal persatuan 'tidak bujang' ada bersama.
Jemputan dari Imran berbunyi, "kami menjemput bujang-bujang sementara, bukan apa cuma boleh makan sama, sembahyang sama2, dan sembang sama2."
Selepas makan, di meja itu, kami minum-minum. "What do you think will happened now?" Soalan dari Imran bagaikan mengundang perbualan ke arah pergolakan politik di Malaysia. Bila perut perut sudah berisi, kita berbual kosong. Komentar, perbincangan, kritikan dan bual bual politik memang menjerumus kepada perbualan kosong. Kata orang, "Pi mai pi mai - tang tu jugak!" Cuma dalam suasana politik semasa, aku lebih cenderung menulis, "Pi mai Pi mai - tang belakang jugak!"
.
Di meja makan itu, kami sering berpandangan sebelum menjawap soalan Imran. Walaupun ada perbezaan dalam pendapat ke mana arah tuju politik tanah air, kami sebulat suara bersetuju - rakyat juga yang telah, sedang dan akan terus kerugian! Semakin kita bincang pasal SD, Sodomi, spekulasi, tuduhan, tohmahan, semakin hanyut kita mengikut arus kehendak mereka yang gagal menjalankan amanah dan tanggung jawap! Semakin kita berdebat mengenai " Did he or didn't he done it?" semakin kita terlupa mengenai harga minyak yang begitu menghimpit! Bagaikan di ulit-ulit, kita terlena dalam igaun ngeri.....dan bila kita terjaga nanti, orang itu mungkin masih terlena dan negara kita mungkin sudah pun tergadai.
Politically speaking, we are screwed sodomized!! SD'ed!! C4'ed ermm, whatever lah!!
.
The conversation about politics was getting more and more depressing. We were saved from a total dismay by Puan Zaida who served us 'bubur kacang masuk lempuk'! Perut bertambah berisi, bermakna sembang sembang kAmi harus bertukar menjadi bertambah kosong.
A favourite 'topik kosong' is none other than how to make millions of dollars without coming out with millions in capital, and without sweating it out in the hot summer heat.
Kadang-kadang kita Malaysians yang merantau sebagai professional ni merasakan kita ni dah cukup terrer - maklumlah ada kelulusan, banyak pengalaman, dan kuat pula semangat! Tanpa semua tu manakan sampai kita di perantauan ini. Sedar atau tidak mungkin begitulah yang kita fikirkan. "So, if have been successful in coming this far - surely we can go much further now that we are wiser and smarter!"
My answer, "Nope, wrong!!!"
.
"What got us to this point in our life, won't take us to the next point!!"
What have given you many thousands of dollars, will not make you millions. What has made you successful in climbing the corporate ladder to be a manager, will not make you a CEO!
And my stomach is still too full with delicious food from Puan Zaida's dining table that I can't think of answers to the million dollar question of " How to make a million dollar!".
.
Perut berisi, kita jadi sleepy.
So....I wish you goodnight.
To Imran and Zaida, thank you daun keladi.
Semoga akan terus dimurahkan rezki!
Malam tadi, Berisi perut kami!
To my kawan-kawan sama-sama 'bujang' - thank you, seronok jugak tadi dapat sama sama sembang-sembang walaupun kosong!
.
Masa nak turun lift tadi, Hasnol berbisik, "Masih ada yang sayang kat kita yang bujang ni pakpayne"
Dan dari matanya aku nampak kerinduan kepada isteri dan anak-anak yang sudah berada di Malaysia. Dan dari lubuk hatiku, sememangnya aku tahu - aku juga dilamun rindu!
Tadi di meja makan itu.....kami mengingati mu, isteri!

Thursday, June 19, 2008

Nasi Air...Lopat Tikae!





Ayu Jelita puteri-puteri
di samping teruna tampan bersopan
Majlis makan-makan di rumah Puan Neme
Terus erat anak Kelantan di Perantauan!

Ketibaan - di sambut dengan hidangan makanan - cukup istimewa!



Tetamu menjamu selera!

The story about the first get together for Kelantanese in Dubai was told HERE. It was during that first do that we agreed to have another one, and for the second get together Puan N and her ever so popular husband Z invited us to their residence. That was tonight!

Puan N & sdr Z - are hosts with big hearts!


There was plenty of food. On the main table were Nasi Air, Daging bakar, Ikan Masin goreng, Colek Pelempong, Nasi kuning and roast chicken. Then on the desert table were Lompat Tikae, Tepong Bukus, A cake, generous serving of grapes, Onde-onde ( di bawa oleh Syela ) and kueh peria ( K Lil's contribution ). To wash the food down - she offered air sirap bandung and teh tarik! Five Star by any measure!!

Gu Kelate - Mesra, walau di mana, dan walaupun baru berjumpa!


There were exciting moments when we exchanged presents. Guests were told to bring a present of minimum AED50 in price - but when given as gift, will be invaluable.

There were hilarious moments when couples were asked to pose for the camera - giving their most romantics post.


Gambar di bawah ni dari album! hehehe. Malam tadi tak sempat nak posing romantics sebab terlebih makan kueh Lompat Tikae! There were embarassing moments when a few of us tried to get 'Dikir Barat' going - but our vocals somehow did not sound as good, perhaps without the budu! Tock Jogho cari you-tube Dikir!

There were definitely lots of conversation, laughter, and smiles all around - Thank you to our hosts Puan Neme and family, and thank you to everyone!

To Puan Neme,
Bersama famili.

Pagi ini,
kami bangun dari mimpi
Indah pertemuan, majlis berseri
Makan itu dan makan ini
bergambar duduk dan berdiri
ah indahnya malam tadi!

Bagaikan bunga, semerbak mewangi
Kuntum berkembang warna warna pelangi
Kau lah bunga di taman kami
kau lah ratu tersemat di hati
terima kasih Puan Neme!

Kami bagaikan rama-rama
disambut dengan lambaian mesra
Keindahan yang kami rasa
Semoga Allah membalasnya jua!

Sekali lagi kami menyusun jari
mengutus doa untuk Puan Neme dan famili
Semoga bertambah rezki
Boleh kami menumpang lagi!

Tenkiu......we love you!

Pakpayne.